Berita AJSC

Berita # 9

Steyl – October 2008

SSpS / SVD / SSpSAP


"Indahnya hidup yang dibaktikan untuk Misi."

 

Salam hangat dari kami team pusat Spiritualitas Arnold Janssen (AJSC) di Steyl: Emmie Vas,  Franziska Carolina Rehbein,  Peter McHugh and Mike Somers.  

 

Salam khusus untuk perayaan kita tahun ini: 100 Tahun RIP Arnold Janssen dan Yosef Freinademetz serta beatifikasi ibu Yosepha. Moga-moga perayaan ini meneguhkan komitmen misoner kita dan meningkatkan minat kita akan ketiga orang kudus ini.

Berita AJSC kali ini muncul terlambat berhubung beberapa kesibukan sebelumnya. Walau pun  terlambat namun kami masih ingin tetap menjalin hubungan dengan anda kalian di berbagai Propinsi dan Regio.

  Isi Berita AJSC kali ini:

1.    Datang dan pergi -  Sr. Maria Cristina Avalos

2.    Kegiatan Team AJSC

3.    Kapitel General SSpS

4.    Beatifikasi ibu Josepha, 29 Juni 2008

5.    100 tahun meninggalnya Arnold dan Yosef

6.    Terus menjalin hubungan


 

1.  Datang dan pergi -  Sr. Maria Cristina Avalos

 

Berita AJSC bulan Januari memperkenalkan seorang anggota baru team AJSC bernama Sr. Maria Cristina Avalos.  Sedih karena kami harus mengucapkan Selamat Jalan baginya. Sejak kedatangannya akhir Desember 2007, Sr. Maria Cristina mengikuti kursus bahasa Jerman di Jerman dan mulai bekerja dalam team.   Sr. Agada meminta dia untuk menjadi penerjemah dalam kapitel General SSpS. Para kapitularis mengenalnya lebih dekat dan memilih dia menjadi anggota Team Pimpinan Umum SSpS.

 

Perpindahannya merupakan kehilangan besar dalam team kami, namun pasti sangat berguna untuk kongregasi SSpS. Dalam team pimpinan ia pasti terus memajukan animasi rohani untuk seluruh tarekat. Semoga Tuhan memberkati dia dalam tugas yang baru ini.

 

Team pimpinan umum SSpS mengangkat  Sr. Maria Cristina sebagai penghubung antara team pimpinan SSpS dan AJSC. Sudah beberapa tahun ini Generalat SVD dan SSpS memilih seorang anggotanya menjadi penghubung dengan AJSC. Superior general yang baru, Maria Theresia, adalah juga penghubung untuk AJSC di bawah kepemimpinan Sr. Agada. Kini P. Gregory Pinto adalah penghubung untuk AJSC dari pihak SVD.

 

2.  Kegiatan Team AJSC

 

-  Sebagai bagian dari pembentukan berlanjut, Sr. Mary Illich SSpS dan P. Rudi Poehl SVD menyajikan lokakarya Bibliodrama untuk anggota team AJSC. Lokakarya ini sungguh memperkaya tiap anggota.

-  Selain membimbing retret kontemplasi, Franziska sibuk dengan urusan terjemahan bukunya mengenai visi spiritual Bapak Pendiri kita seperti yang tertuang dalam karya seni di Gereja St. Mikhael Steyl. Ceramah yang dipresentasikannya dalam Minggu Misi di St. Augustin, German akan dipublikasikan bersama ceramah-ceramahnya yang lain. 

-  Emmie dan Franziska membimbing retret kontemplatip di Spanyol.

-  Peter dan Mike turut serta dalam komisi revisi Vademecum. Revisi ini dibuat atas keputusan Kapitel general.  Versi bahasa Spanyol sudah selesai. Versi bahasa Ingris memakan waktu lebih lama karena isinya lebih panjang dan ketuanya, P. Ignatius Thottappilly, jatuh sakit. Tapi kini siap untuk dicetak.

-  Mike kini berada di Philipina memberikan lokakarya mengenai 'human relationships' untuk 6 Biara SSpSAP.

-  Peter bersama P. Tony Pates menyelenggarakan kursus Formator SVD bulan Mei di Steyl. Ada 24 Formator bersama P. Thomas Malipurathu, Koordinator Formasi.  Ketika diselenggarakan pertemuan para provinsial baru dengan Generalat di Nemi Juli lalu, Peter memberikan input mengenai peranan provinsial dalam animasi rohani. Para provinsial menunjukkan minat besar akan tema ini. Satu kesempatan baik untuk bertemu dengan para provinsial dan membicarakan penyelenggaraan program masa mendatang. Seorang provinsial berkomentar: "Kesan saya, AJSC adalah hal yang paling berkembang dalam SVD selama 20 tahun terakhir ini".

-  Emmie, Franziska dan Peter memberikan seminar tentang spiritualitas dan generasi Pendiri untuk para peserta tersiat SSpS di Steyl. Sementara itu terjadi perayaan beatifikasi ibu Yosepha, sehingga para peserta menimba banyak inspirasi dari perayaan ini; Diadakan pula ziarah SSpS.

-  Sebagaimana biasa kelompok tertiat SVD melangsungkan kegiatan rohani di Steyl sekitar tiga minggu di bawah bimbingan kami.

 

3.  Kapitel General SSpS

 

(a)  Kapitel general ke 13 berlangsung di Steyl dari tanggal 27 April - 1 Juni.  Tiga anggota kami terlibat penuh: Emmie dan Mike mengurus Ekaristi harian; Maria Cristina sebagai penerjemah dari bahasa Inggris ke bahasa Spanyol.

 

(b)  Laporan AJSC dalam Kapitel General.

Emmie sebagai ko-kordinator, membawakan laporan AJSC (2002-2008).   

Para utusaan kapitel mendiskusikan dalam kelompok kecil: "Apakah AJSC relevan bagi provinsi anda dalam formatnya yang sekarang dan dalam cara operasionalnya?" Kesan para utusan umumnya positip. Catatan ringkas dari notulen: Kabanyakan kami merasa AJSC masih relevan; Team local (SATs) hendaknya lebih membina kontak dengan AJSC; kami menghargai team Pusat; team pusat memperkuat team lokal; bahan-bahan yang dihasilkan sungguh berguna; kami merasa hasil usaha AJSC sungguh berguna. Namun kami juga memerlukan cara-cara baru dari kerja team untuk menganimasi spiritualitas kita lebih efektip".

 

Waktu terbatas dan disksusi tidak terlalu mendalam. Bagi kami penting bahwa bila kami bisa bersuara dalam kapitel, itu merupakan satu tanda nyata betapa pentingnya animasi rohani. Dalam pertemuan kami AJSC, kami membicarakan makna kapitel untuk SSpS dan AJSC. Beberapa hal berikut:

-  terus mendalami spiritualitas dan karisma kita dalam konteks dewasa ini, memperhatikan fokus kapitel, kemuridan perempuan yang berpusat pada Allah, komunio, komunikasi tanpa kekerasan, hidup, ciptaan, kesaksian akan Tuhan yang bangkit.   

-  memajukan pembentukan berlanjut baik pribadi mau pun komunitas.

-  pentingnya retret terbimbing 7-8 hari.

-  pentingnya transpformasi pribadi dan bersama dalam komunitas; membantu para suster untuk lebih terarah kepada manusia dari pada kepada karya.

-  disermen secara pribadi dan komunitas

 

4.  Beatifikasi ibu Josepha, 29 Juni 2008

 

Upacara Beatifikasi diadakan di Steyl-Tegelen - Doolhof, sebuah teater terbuka. Lahan ini dulu dibeli St. Arnold, dijadikan tanah pertanian untuk menunjang Rumah Misi Steyl dan diberi nama St. Anna. Arnold menanam banyak pohon yang kini sudah tumbuh raksasa menjadi satu taman yang indah. Perayaan beatifikasi di Steyl dan Issum, tempat kelahiran ibu Yosepha, menjadi berita di mana-mana. Kami menanyakan beberapa SSpS dan awam, apa arti perayaan ini bagi mereka. Beberapa jawaban mereka:

 

Sr. Preethi (India)  Awal yang sederhana dari usaha ibu Yosefa ternyata menjadi suatu yang luar biasa pada hari beatifikasi ini. Banyak orang datang dari berbagai daerah, baik religius mau pun awam. Semua memahami satu bahasa KASIH. Ketika duduk di teater terbuka ini, saya mengenang ibu Yosepha, perempuan penenun kain sutera, yang usahanya menghasilkan banyak buah.Teater nampak seperti rajutan indah benang warna warni manusia dari berbagai benua. Saya kira pemandangan spektakuler ini menyapa orang untuk menjalin hubungan antar sesama dalam hidupnya. Inilah perasaan saya yang utama. Partisipasi luarbiasa dari kaum awam menunjukkan betapa besar kaum awam mencari model hidup kristiani sejati.  Kita patut betanya diri!

 

Isabel de los Santos (Philippina)    Ada tiga peristiwa penting.

Pertama: Kedatangan utusan di rumah induk SSpS merupakan kedatangan anggota keluarga Arnoldus dari segala penjuru dunia. Wajah ceria dan salam hangat terlihat di mana-mana. Bahasa tidak menjadi halangan. Sebuah senyuman adalah bahasa yang dimengerti semua orang – bahasa cinta. Hati kami siap sedia untuk mewartakan kasih Allah yang tak bersyarat kepada semua suku dan budaya. Saya tidak perlu takut pergi bermisi ke negeri asing, karena Allah Tritunggal yang berdiam dalam diri saya selalu membimbing dan menyediakan segalanya dengan rahmat yang saya butuhkan untuk mewartakan namaNya kepada segala bangsa. Saya mengalami kasih Allah melalui perhatian penuh kasih dari komunitas SSpS.

Kedua: Perayaan vigili yang indah dan penuh arti. Perayaan itu menggambarkan    kegembiraan dan syukur karena peran ibu Yosepha untuk pertumbuhan misi SSpS dan keluarga Arnoldus seluruhnya. Dedikasinya untuk menyiapakan misionaris dan perhatiannya untuk mereka di tanah misi serta sering berkomunikasi dengan mereka.

Ketiga: Ziarah ke Issum dan Goch. Suatu pengalaman yang membaharui diri saya ketika menyaksikan paroki Issum dan paroki-paroki sekitarnya merayakan kegembiaraan dan syukur mereka; ini mengungkapkan inspirasi hidup ibu Yosepha. Ziarah ke Goch merupakan 'kembali ke rumah' mengisi kembali pelitaku supaya tetap bernyala. Saya merasa terinspirasi dan siap mewartakan spiritualtias Trinitarian dan menumbuhkannya terutama bersama dengan orang miskin di Philipina yang terabaikan dan tertindas.

 

Sr. Dinah O. (Ghana) Yang paling mengesankan saya adalah keindahan dan kekayaan hidup internasional dan multi budaya yang diungkapkan dengan sangat baik dalam liturgi. Partisipasi kegembiraan dari semua yang hadir dan ungkapan cinta dalam perayaan Ekaristi menyatakan kesatuan kita dalam keanekaan di dalam Gereja. Kita bangga dengan warisan yang berhaga dari generasi pendiri kita. Dengan bahasa cinta semua merasa seperti di rumah sendiri. Sungguh suatu perayaan kehidupan dan Cinta. Saya sangat merasa tergerak untuk meneruskan hidup religius missioner saya dengan kegembiraan dan kekuatan baru. Sungguh satu tantangan besar menghidupi panggilan dari hari ke hari dengan penuh gairah dan menjadi sumber berkat bagi orang lain.

 

Sr. Miriam (Chile)   Sangat penting bagiku menghubungkan diriku dengan keberakaranku. Merenungkan dan berdoa mengenai hidup ibu Yosepha, membantu aku untuk menghargai hidupku sendiri dan panggilan religius misionerku, yang saya yakin merupakan bagian dari impiannya. Saya menemukan dan menikmati kasih Allah, kasih yang tak mengenal batas, yang menghubungkan kita dari berbagai bangsa menjadi satu keluarga. Saya merasa tertantang untuk membuka hati kita kepada perubahan-perubahan baru dalam globalisasi dunia, terutama panggilan untuk memperhatikan kaum kecil yang suaranya tidak didengarkan, yang berada diambang maut karena dikucilkan. Realitas ini menantang dan mengundang kita untuk pertobatan yang terus menerus; dari kedamaian dan keramahan hati kita akan mengalir damai kepada dunia. Ibu Yosepha telah menenun sekelumit impiannya dan itu terus bertumbuh melalui rahmat Allah dalam tiap kita, puterinya. Sungguh misi kita adalah membuka setiap hati untuk mengasihi.

 

5.  100 tahun meninggalnya Arnold dan Yosef

 

a)  Refleksi dua bulanan. 

Team AJSC terus menerbitkan refleksi dua bulanan tentang kedua Santo kita. Empat sudah dikirim oleh generalat.  No. 1.  "Kasih Allah bersinar di dalam hati kita bagai warna pelangi"   oleh Peter McHugh.   No. 2. "Joseph Freinademetz: Seorang yang mengasihi"  oleh Peter Irsara.  No. 3: "Ekaristi dalam hidup Arnold Janssen" oleh Sr. Franziska C. Rehbein.  No. 4. "Arnold Janssen dan perumpamaan tentang Kerajaan" oleh Leo Kleden.  Yang lain akan diedarkan dalam bulan-bulan mendatang.  Bahan-bahan ini dapat diakses pada website generalat: www.arnold-joseph-100.net (Note: Website has expired - The Webmaster)  

 

b) Pembukaan Perayaan 100 tahun meninggalnya Arnold dan Yosef.

Beberapa provinsi memberitakan perayaan pembukaan ini. Kebanyakan provinsi mengikuti petunjuk dari generalat, merayakannya secara bersama antara   SSpS, SVD dan SSpSAP, juga bersama awam.  Di USA panitia perayaan menerbitkan teks dengan bacaan untuk ibadat pagi dan ibadat sore selama 9 hari menjelang pembukaan. Dalam bulan Januari Seminari Tinggi Pune, India, merayakan pesta emas dengan moto"Terinspirirasi oleh Sabda untuk mengisnspiriasi dunia".  Maka perayaan ini memuat kenangan ganda. Provinsi SVD Jerman menggabungkan perayaan ini dengan tahun doa untuk panggilan dengan moto: menghidupi panggilan – sebuah misi yang penuh arti.

 

Dua laporan panjang

 

(i)  100 tahun RIP AJ dan JF  2008-2009         Corneliu Berea,  Romania

 

TGL

Tema

Hari

Masa liturgi

28.01

Pembukaan perayaan

Senin

Minggu ke 3   

St. Thomas Aquinas

28.02

JF: Panggilan misioner kita

Kamis

Minggu ke 3 Prapaskah

28.03

JF: Arti penderitaan dalam karya misi kita

Jumat

Oktaf Paskah

28.04

JF: Doa untuk karya misi kita

Senin

Minggu ke 6 Paskah

28.05

JF: Pengalaman budaya setempat dalam karya misi kita

Rabu

Minggu ke 8

28.06

JF: Peranan awam dalam karya  misi kita.

Sabtu

Minggu ke 12    

St. Ireneus

15.07

AJ: Spiritualitas dan Allah Tritunggal

Selasa

Minggu ke 15    

St. Bonaventure

14.08

AJ: Spiritualitas dan Sabda yang menjelma

Kamis

Minggu ke 19   

St. Maximilian Kolbe

15.09

AJ: Devosi kepada Roh Kudus

Senin

Minggu ke 24   

Bunda Berduka Cita

15.10

AJ: Formasi untuk misi

Rabu

Minggu ke 28   

St. Theresa of Avila

15.11

AJ: Imam SVD menurut pandangan Bapa Pendiri

Sabtu

Minggu ke 32   

St. Albertus Magnus

15.12

AJ: Bruder SVD menurut pandangan Bapa Pendiri

Senin

Minggu ke 3 Advent

15.01

Perayaan Penutup

kamis

St. Arnold Janssen.

 

Tiap perayaan berlangsung selama 30 menit. Tujuannya adalah untuk mengenal hidup dan spiritualitas kedua santo kita. Informasi lanjut, hubungi:  P. Rector Corneliu Berea, SVD,  Misionarii Verbiti,  Str. Spiru Haret 17-19,  Roman 611129 Neamt,  Romania

 

(ii)  Slovakia:  bersama-sama untuk pertama kalinya, by  Sr. Laura Vlcakova SSpS 

 

29 Januari, pesta St. Joseph Freinademetz dan Pembukaan RIP 100 Tahun AJ dan JF, merupakan hari istimewa untuk Slovakia. Untuk pertama kalinya ketiga kongegasi mengadakan perayaan bersama. SSpSAP akan membuka biara baru. Sr. Maria Magdalena, muder baru dan Sr.Maria Faustina dari Berlin datang menemani kami dalam perayaan ini.

 

Team animasi rohani dan para provinsial menyiapkan program, melibatkan anggota masing-masing kongregasi untuk kegiatan tertentu. Perayaan dimulai dengan perarakan Kitab Suci dan pemotongan pita di Kapela oleh ketiga pempinan kongregasi diiringi lagu dari prolog Injil Yohanes.  P. Peter Dusiska dalam refleksinya mengajak kami untuk terus membentuk diri kami, terbuka untuk selalu belajar lagi. St. Joseph Freinademetz selalu terbuka untuk belajar sepanjang hidupnya; ia tidak pernah berhenti belajar. Bukan hanya belajar bahasa, budaya, tradisi; tetapi lebih kepada mendengarkan, memahami, menghargai tiap pribadi dan tiap situasi. Ia belajar kebijaksanaan hati dan bahasa cinta.  

 

Dua SSpS, satu SSpSAP dan 2 SVD mendaraskan Maz 148 dalam beberapa bahasa.

Sr. Laura berpantomim memerankan Fu Shen Fu. Sementara dibacakan surat Yosef dari surga yang dialamatkan kepada keluarga Arnoldus, Laura berlenggang lenggok mengekspresikan pesan itu. Menyusul Adorasi dan santap siang bersama. Sore harinya diarayakan Misa kudus di Rumah SVD di Nitra Kalvaria, dan menyusul Santap malam bersama.  Banyak awam dan biarawan-wati lain turut hadir. 

Semoga kami meneruskan perayaan bersama sebagai satu keluarga Arnoldus dengan misi bersama; perayaan penutupan mungkin di rumah SSpSAP yang baru.                                                  

6.  Terus menjalin hubungan

Kami terus menyebarkan tulisan-tulisan kami dalam folder AJSC Folder, yang terbuka untuk umum, lihat website SVD: http://www.svdcuria.org    Klik  Site Map/Mapa del sitio, lalu klik AJSC–CEAJ.  Para suster bisa memperoleh bahan yang sama, dengan membuka website SSpS www.worldssps.org   Klik Other Links lalu klik AJSC

 

Bila anda mempunyai bahan, modul atau program yang dapat dipakai untuk animasi rohani, silakan mengirimnya kepada kami dan kami akan memuatnya dalam internet, sehingga orang lain dapat mengaksesnya. Kirimkan bahan tersebut atau berita dari provinsi anda ke alamat: ajscsteyl@gmail.com

Kami menanti berita dari anda

Salam sejahtera, Tuhan memberkati.

Franziska Carolina,   Emmie,   Peter,   Michael.

The AJSC Newsletter is sent out in five language versions: English, German, Spanish, Portuguese and Indonesian.